Kisah pengamen bus kota
Pada suatu pagi tampak seorang
laki-laki yang sedang berdiri di pinggir jalan laki-laki tersebut adalah
seorang pengamen yang sedang menunggu datangnya bus kota. Setelah beberapa
menit kemudian akhirnya datnglah bus kota yang setengah penuh dengan penumpang,
pengamen tersebut kemudian masuk ke dalam bus kota tersebut. Setelah itu
pengamen tersebut meminta izin untuk menyanyikan beberapa lagu, kemudian pengamen
tersebut mulai bernyanyi. Pengamen tersebut menyanyikan beberapa lagu, karena
bus yang di naiki pengamen tersebut bertujuan Surabaya – semarang maka penagmen
tersebut bernyanyi cukup lama. Setelah pengamen telah selesai menyanyikan
beberapa lagu tersebut pengamen tersebut kemudian menyodorkan sebuah gelas air
mineral kecil yang di gunakan sebagai tempat uang yang berasal dari pemberian
para penumpang bus kota tersebut.
Ketika pengamen merasa bahwa dirinya
sedang di awasi seseorang yang berada di dalam bus, pengamen tersebut menengok
ke belakang dan dia melihat seorang penumpang yang sepertinya sangat tidak
menyukai pengamen tersebut. Penumpang itu melihat dengan pandangan curiga, sang
pengamen tidak menghiraukan penumpang
tadi, malahan pengamen tersebut mendekati penumpang yang sedang melihat dirinya
dengan curiga. Kemudian saat pengamen mula dekat dengan tempat duduknya
penumpang tersebut meneriaki sang pengamen dan menuduh sang pengamen bahwa sang
pengamen tadi telah mengambil dompetnya. Kemudian sang pengamen pun kaget
karena dia telah di tuduh mencopet dompet penumpang tersebut, sang penagmen pun
berkata bahwa di tidak pernah mengambil dompet penumpang tadi tetapi penumpang
tadi tetap meneriaki pengamen tersebut kemudian semua
penumpang
tidak percaya lagi pada pengamen tadi lalu para penumpang yang lain menangkap
pengamen tersebut lalu pengamen tersebut di bawa ke kantor polisi terdekat. Di
kator polisi pun sang pengamen tetap mengelak bahwa dia tidak mengambil dompet
penumpang tadi, karena pengamen tadi memang tidak mengambil dompet penumpang
tersebut. Pengamen berkata “ meskipun saya penagmen saya tidak akan pernah
melakukan tindakan kriminal seperti itu”, kemudian polisi menjawab “ sudahlah
anda jangan banyak bicara, memang semua penjahat tidak pernah mengakui
kejahatan meraka”. “ tapi saya benar tidak mengambil dompet bapak tersebut “
kata sang pengamen.

1 komentar:
kalo ada kritik atau saran tolong tulis aja
Posting Komentar